Saya Memeluk Kamu Di Tengah Hujan

Saya sedang terjebak di sebuah halte ketika menulis ini. Hujan turun dengan derasnya sedari sore. Bis yang biasa saya tumpangi tak banyak yang beroperasi. Sudah hampir dua jam saya menunggu, dan tak satupun bis yang berhenti karena sudah penuh sesak oleh penumpang. Tidak seperti biasanya, saya yang pembosan malah menikmati penantian ini. Saya sibuk memperhatikan … Continue reading

Cinta Segitiga

Diam-diam, aku membuntutinya. Langkah gadis itu kian cepat, tergesa-gesa. “Selingkuhannya pasti sudah menunggu!” Ia berbelok masuk ke dalam lift. Sial, tak mungkin aku mengikuti ke sana. Tak hilang akal, aku berlari menuju tangga. “Aku harus mendapatkannya!” Kemana dia. Aku kehilangan jejak. Kamar yang mana? Kususuri lorong remang hotel. Sambil mengingat-ingat pesan pendek yang kubaca di … Continue reading

Kehilangan Mempertanyakanku

Tiba-tiba saja kehilangan mendatangiku. Wajahnya membiru penuh lebam. “Berapa sesal yang kau perlukan untuk menebus kelalimanku?” isaknya. Kupersilakan ia masuk, dan mengajaknya rebah di pembaringan. “Pikiran apa yang membawamu kemari?” tanyaku ragu-ragu, tanpa menoleh padanya. Ia menjawab dengan tangis yang kian menjadi-jadi. “Aku ingat, kali terakhir kau menangis di depanku.” “Kapankah itu?” selanya menyambar. “Ketika … Continue reading

Meng-CoPas Tweet Sendiri

— Seiring langkahmu yang kian jauh, hatiku perlahan rapuh. — Kita pernah menyuarakan cinta, lalu tetiba bisu tersumpal dusta. — Kehilangan, tak pernah mengambil apa-apa. Ia malah memberi rindu, pun sesal, sebagai karib paling setia. — Aku memandang waktu di belakang, dan berucap doa kau kembali pulang. — Dari jeda detik ke detik, terdengar isakmu … Continue reading

Siapa Bertahan?

Pada ranjang berkelambu Kami tengah bercumbu Gairah menyala menggebu Membakar akal hingga mengabu Desah-desah yang ditahan Mendesak ingin segera dilepaskan Bibir-bibir saling bertautan Memasang janji dalam pergumulan Derik dipan menyela dalam pekik Nafas memburu bisik-berbisik Menyamarkan gaduh biar tak berisik Tak ingin dicuri dengar bilik ke bilik Surga kian dekat Pelukan kami merapat Hentakan dipercepat … Continue reading

Beberapa Pikiran Saya Di Senja Ini

Saya sedang berpikir; apakah mungkin kematian dapat menyudahi sebuah kehilangan. Saya sedang berpikir; apakah mungkin kematian dapat meniadakan nyeri selepas kehilangan. Saya sedang berpikir; apakah mungkin kematian dapat mendatangkan sesuatu yang baru sebagai pengganti kehilangan. Saya sedang berpikir; apakah mungkin kematian memberi rasa yang berbeda dari sebuah kehilangan. Saya sedang berpikir; apakah mungkin kematian tidak … Continue reading

Untuk Seseorang Yang Pernah Bersama Saya Menyanyikan Lagu Ini

♬Mencintaimu, selama ku bernafas. Seindah cahaya pagi, terangi hidupku…♪ Di sebuah pagi, jauh pengembaraan saya berakhir di kota kamu. Masih subuh, kala itu. Dirimu pun masih terlelap, setelah menemani saya lewat pesan singkat, di perjalanan kereta api sepanjang malam. Suaramu yang saya dengar dari telepon genggam, seperti biasanya, sebentar lagi akan saya jumpai paras pemiliknya. … Continue reading

Maklumat Jumat

1. Perasaan saya sekarang ini dalam keadaan sesak karena dipenuhi bayangan-bayangan cinta, dan pemikiran-pemikiran tentang rindu yang saling tumpang tindih. 2. Adapun perihal bayangan cinta dan pemikiran rindu, pada dasarnya merupakan sesuatu yang harusnya memberi kemaslahatan bagi hati yang didiaminya. Namun pada realitanya, kedua hal tersebut malah menimbulkan chaos dan konflik antar kepentingan. 3. Cinta … Continue reading

Saya Sedang Menunggu Bis Ditemani Pikiran Tentang Kamu

Saya tengah duduk di pinggir sebuah jalan yang ramai dengan lalu lalang kendaraan. Suara klakson mereka silih berganti. Seolah sedang menjeritkan kepentingan mereka. Entah apa yang sedang mereka buru. Entahlah. Saya coba mengenali, namun tak satupun dari mereka yang saya kenali. Di sela keriuhan ini, saya malah berpikiran tentang kamu. Lagi-lagi untuk kesekian kali, kamu … Continue reading

Sepuluh Terima Kasih

1. Tuhan Terima kasih, Allah. Telah memberi saya kesempatan untuk berperan di panggung kehidupan. Sebisa mungkin, saya akan memainkan skenario takdir dengan sebaik-baiknya. Namun jikalau kelak aku bersalah; janganlah lupa untuk menegur dan mengingatkanku. 2. Orang Tua Terima kasih, Ayah dan Ibu. Saya bersyukur, Tuhan memilihkan orang tua terhebat bagi saya. Cinta dan doa kalian, … Continue reading