Tidak Diketahui

/1/ malam sudah jauh dari larut, meninggalkan carut-marut dunia dan hiruk-pikuk manusia. hanya tersisa setumpuk kecemasan di kepala, menunggu untuk ditidurkan. beberapa sesal memadamkan lampu di ruang yang mereka sebut kenangan, menjadikan pekat yang lebih hitam dari arang. gelisah mulai meraba-raba, tanpa aba-aba. menyusuri jalan menuju masa lalu, mencari tahu kabar yang ingin ia dengar. … Continue reading

Percayalah

Saya tidak sedang merindukanmu, saya hanya mengingat-ingat kembali masa-masa bahagia yang pernah kita miliki dulu. Saya tidak sedang merindukanmu, saya hanya menduga-duga bagaimana cara kamu menulis kenangan dengan indah dan bertahan sebegini lama. Saya tidak sedang merindukanmu, saya hanya mencari-cari bagian dari dirimu sebagai alibi di hadapan mimpi buruk yang menunggu di ujung kantuk. Saya … Continue reading

Absen

Andai saja waktu bisa menunggu, dan kangen ini tidak terus-terusan mengganggu. Pagi ini saya terbangun dengan kepala yang berat, bersama pikiran kusut yang sibuk memutar kembali mimpi semalam. Manusia memang hanya bisa berencana, dan nasib yang memutuskan siapa yang bakal bersua. Kamu tidak datang, meski namamu entah berapa banyaknya kupanggil dalam bisik sebelum lelap. Mungkinkah … Continue reading

Serupa Kamu

Entah seberapa banyaknya kata yang tengah bergumul di dalam kepala saya ketika ini, mereka berebut untuk terpilih lalu dituliskan. Namun yang pasti, segalanya bermuasal dari kamu. Iya, kamu. Cerita yang tak baru, namun tak pernah sudah untuk sampai di penutupnya. Menggantung di tiap-tiap cemas yang larut bersama malam, untuk kemudian diterbitkan pagi sebagai doa-doa baik … Continue reading

The Letter by Davichi

  English Translatrion :   The Letter Your eyes look especially puffy today I wonder if you cried all night You said you had something to tell me and quickly hung up Right now, I’m getting nervous again It looks like you’ll start crying at any time again So I can’t even say anything to … Continue reading

Sungguh Aku

Aku sedang menonton televisi berlayar besar, di dalam kepala, yang tengah menayangkan sebuah film dokumenter berjudul: kamu.   Kamu yang dipanggil waktu hingga muskil bertemu. Lalu terlahir kembali sebagai rindu, dan rajin datang bertamu.   Maka biarkan aku mengucap doa, untuk mengecupmu di salah satu bilik surga.                 … Continue reading