Cintaku Jauh Di Pulau

Cintaku jauh di pulau,  gadis manis, sekarang iseng sendiri. Perahu melancar, bulan memancar,  di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.  Angin membantu, laut terang, tapi terasa  aku tidak ‘kan sampai padanya.  Di air yang tenang, di angin mendayu,  di perasaan penghabisan segala melaju. Ajal bertakhta, sambil berkata:  “Tujukan perahu ke pangkuanku saja.”  Amboi! Jalan sudah … Continue reading

Pernikahanku

Di hari yang istimewa ini, calon suamiku terlihat begitu tampan, setelan jas yang ia kenakan kian menambah pesona dirinya. “Tidak sia-sia aku memilihnya.” Gumamku dalam hati ketika ia mulai menjabat tangan penghulu. Sekarang tibalah saat yang paling menegangkan, ritual sakral dalam prosesi pernikahan; ijab kabul. “Saya terima nikah dan kawinnya Ananda Fitri Binti Sulaeman Yazid … Continue reading

Perantau

“Cantik yang memuakkan!” Gumamku dalam hati saat melihat penampilannya. Ia memang tampak menawan, dalam balutan gaun putih, lengkap dengan asesoris pengantin wanita. Namun aku seolah tak mengenalinya. Banyak hal yang berubah dari dirinya, bahkan jilbab yang dulu selalu ia kenakan tak lagi menutupi rambutnya. “Benar-benar berbeda. Kota ini telah mengubahnya.” Kami saling memandang, lekat. Tiada … Continue reading

Bukan Cinta Untukku

Kupandangi secarik foto yang baru kudapat dari facebook miliknya. Ia semakin cantik, lebih cantik dibanding saat pertama kali kami bertemu. Hari dimana ia memutuskan untuk menyerah dan berpaling ke pelukan sahabatku. Dua tahun telah berlalu, ada banyak hal yang berubah pada diriku, pasti begitu juga dengan dirinya. Pikiranku kian menerawang, menelisik semua angan di kepala … Continue reading

Hujan Turun Lagi

Hujan meluruh, seolah ikut bersimpati dengan kesedihan yang tengah berkecamuk dalam pikiranku. “Sial, jadi seperti ini balasannya. Dasar perempuan tak tahu diuntung!” Aku mengumpat dalam hati, mengingat kembali kejadian barusan. ***** “Hai Ben”, kudengar suara lembut seorang perempuan menyapa. “Hai juga, Beb, tumben nangkring di sini?” “Iya nih, anak-anak pada gak keliatan batang hidungnya. Mungkin … Continue reading

Cincin

“Simpanlah, atau kau boleh membuangnya setelah ini.” Kuletakan cicin itu di meja, ia hanya menunduk. “Bawa saja, sampai kau temukan seorang wanita yang pantas menerimanya.” Aku menggeleng. “Cincin itu hanya pantas untukmu, dulu.” “Indra, kau mungkin menganggapku pecundang. Tidak mampu berjuang dan mempertahankan cintanya. Namun ketahuilah, semua juga berat untukku.” “Benar, sangat berat. Telingamu pasti … Continue reading

Jendela Hati

Pandanganku menerawang jauh, menembus hujan dari balik jendela. “Kau tahu permasalahannya. Orang tuaku menunggu kepastianmu.” Pacarku melanjutkan pembelaannya. “Perjodohan ini baru sebatas rencana, belum ada keputusan.” Tak bergeming, aku masih membuang muka ke jendela. “Sekarang, telah kuputuskan. Aku akan mengikutimu, jilbab ini akan kulepas.” “Apa maksudmu?!” “Jadikan aku istrimu, bimbinglah menjadi hamba-Nya yang benar-benar taat. … Continue reading

Pesan Di Pagi Hari

Selamat pagi cinta, semoga harimu ceria Untuk kedelapan kalinya, aku membaca pesan itu di pagi hari. Ditulis pada sebuah kartu, bersama setangkai bunga mawar. Entah siapa yang meletakannya setiap pagi di meja kerjaku. Siapapun orangnya, pastilah dia pria romantis. Mengingat zaman yang serba canggih, orang lebih suka menitipkan pesan melalui sms atau jejaring sosial. Jarang … Continue reading

Telur Dadar Asin

“Kok asin gini rasanya, udah kebelet kawin ya?” Ledekku. “Yee, kamu kali yang udah ga tahan.” Pacarku tertawa dan mencubit pinggangku. ***** “Sayangku, aku pergi nganter mama ke Bandung, nenek sakit. Tadi aku coba telpon, tapi handphone kamu tidak aktif.” “Iya sayangku, hati-hati ya nyetir mobilnya. Titip salam buat nenek” Kubalas sms darinya. ***** “Jadi … Continue reading

Cinta Bersemi Di Taman Kanak-Kanak

“Bukan malam ini ya Ma?”. Aku hanya tersenyum perih, setiap kali ia menanyakan pertanyaan yang sama. Kapan bisa bertemu ayahnya. ***** Dialah Tania, gadis kecilku, malaikat yang mendamaikan hidupku kini. Meski tak jarang saat menatap matanya, aku kembali melihat bayangan neraka; seorang pria yang membakar gairahku dan menitipkan benihnya di rahimku, lantas pergi begitu saja. … Continue reading