Maninjau Dan Bayi Kecil

Dear, Lebah Madu. Libur long weekend ini, saya berada di Danau Maninjau. Berencana untuk melepaskan diri dari rutinitas yang melelahkan beberapa hari belakangan. Tapi semua tidak seperti yang direncanakan, di sini saya malah terjebak dalam rutinitas baru; merindukan kamu. Entah kamu masih mengingat atau tidak. Di tempat ini, pertama kali aku menciummu. Suatu sore, empat … Continue reading

Istri Terbaik

Cerita ini adalah kisah nyata,  dimana perjalanan hidup ini ditulis oleh seorang istri dalam sebuah laptopnya. Sebuah cerita yang sangat mengharukan dan membuat saya pribadi menitik kan air mata. Cinta itu butuh kesabaran, Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti cinta kita? Hari itu aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta kita… Aku menjadi perempuan yg paling … Continue reading

Kepada Perempuan Yang Menangis

Berhentilah membunuh diri. Cinta yang engkau tutupi penuh kegugupan, sungguh membuatku trenyuh. Dik, jangan lagi mengiris nadi. Jantung yang berdetak itu melagukan pagi baru. Tak ada padamu salah, selain percaya dan pasrah — bunda maria juga menyerah menerima, ketika cakrawala memberi bianglala. Berhentilah membunuh diri. Kini engkau tidak lagi sendiri, cinta yang bersemayam dalam tubuhmu … Continue reading

Catatan Bulan Tua

Kantong kian menipis Sebab gaji yang mulai habis Untuk menebus janji manis Dari bibir seorang gadis Kini terpaksa gigit jari Menunggu bergantinya hari Dalam hampa saya sendiri Kawan pun sukar di cari Sesal takkan membantu Hanya membuat akal buntu Semua gegara kepala batu Tak pernah belajar dari waktu Saya bukan mengeluh Ini hanya semacam suluh … Continue reading

Masih, Dan Terus Akan Masih

Dear, Lebah Madu. Kukirim kembali surat untukmu. Setelah beberapa hari aku tak menyapa. Bukan, bukan karena lupa, hanya sekadar menunggu kau mengirim surat terlebih dulu. Karena sesekali, aku ingin melihat kecemasanmu menunggu kabarku yang tak kunjung datang. Persis seperti dugaanku, harapan ini berujung sia-sia. Tak ada suratmu yang sampai padaku. Aku mengerti, kita bukan seperti … Continue reading

Surat Dari Rantau

Teruntuk Adinda Puti, kekasih hati dan tautan jiwaku di Padang. Assalammu’alaikum… Teriring salam cinta penuh kerinduan. Dik, apa kabarmu di sana? Kanda harap semoga Adik senantiasa berada dalam kebaikan. Di sini, keadaan Kanda juga baik, berkat cinta dan doa yang tiada henti Adik kirimkan. Terima kasih, Adikku terkasih. Keadaan Bapak dan Ibu bagaimana? Semoga mereka … Continue reading

Suatu Waktu Di Pantai Air Manis

Lautan biru terhampar luas di depan. Butiran pasir berkilau diterpa matahari senja. Serta semilir angin tak henti bertiup sejuk. Sungguh saat yang tepat untuk membunuh waktu. Di satu bibir pantai, sekumpulan bocah sedang membangun istana pasir. Tangan mereka bergerak cekatan. Berpacu dengan waktu, sebelum pasang tiba menghancurkannya. Ada pula sepasang kekasih bercengkrama di bawah pohon … Continue reading

Ne!

Teruntuk, Rahne Putri. Suar terang di garis waktuku. Hari ini kukirimkan kembali surat padamu. Semoga mata indahmu tak jenuh membaca tulisanku yang biasa dan terlalu sederhana. Namun ketahuilah, Ne; dirimu adalah jantung yang mendenyutkan arti; dari sekumpulan aksara mati dalam surat ini. Ne, setiap kali mendapati potretmu lalu-lalang di linimasa, aku selalu meyakini; mungkin Tuhan … Continue reading

Cemburu Yang Menggugat

Dear, Rahne Putri. Entah kenapa, mataku terasa begitu pedas saat membaca bebalasan suratmu dengan Jepri a.k.a. Zarry Hendrik. Mungkin semua karena aku yang terlalu mengagumimu; seorang pengagum yang tak pernah kau kenali. Terdengar aneh, namun begitulah adanya. Meski belum pernah bertemu, tetapi aku merasa kau berada sangat dekat dan mendekapku, Ne. Kau telah menjadi kebiasaan … Continue reading

Hai Mantan

Dear, Mantan Kekasih. Untuk kesekian kalinya aku takluk, rindu berhasil menghidupkan kembali bayanganmu dalam kenanganku. Sudah begitu lama semenjak perpisahan, tetapi rasanya baru kemarin kita bersama-sama dalam cinta. Ah, waktu sungguh lihai menipu. Hingga aku tak pernah menyadari, dirimu telah jauh pergi, dan rindumu bukan lagi milikku. Aku tak berharap banyak sekarang. Apalagi berpikir kau … Continue reading