Dan Begitulah

/1/ sebelum percakapan ini kita sudahi ada sebuah hal yang ingin kuketahui ujarnya selepas kembali dari diam dan sejenak mengehela nafas sebelum melanjutkan bagaimana bisa memulai sesuatu sedang kita telah mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi pada akhirnya? sebagaimana hidup jawabku bahkan pada hari kelahirannya kematian telah dipersiapkan pada suatu ketika yang entah namun … Continue reading

Mata dan Telinga

tak perlu menutup telinga; dengarkan saja kata mereka. dan tentang kita, mari dibicarakan bertiga dengan waktu. *** berkaca pada masa lalu tidak menjadikanmu lebih cantik, cintaku. mendekatlah, bercermin saja di mataku, ada masa depan yang tengah menanti untuk kau dandani. *** akan kujatuhkan cinta; sedemikian dalam, hingga ke dasar lelapmu. maka bangunlah, ketika rindu terbit … Continue reading

Berai

pada tiap-tiap rencana baik yang kini sedang kau rangkai, sesungguhnya aku telah menjelma tepi-tepi yang kelak pasti kau urai; sebagai harap-harap yang tak kunjung usai, dalam sepi-sepi yang tak pernah pasai

Lingerie

hei kantuk! sesekali datanglah kamu dalam rupa cinta pertamaku. kenakan daster tipis, kemudian tarik aku ke dalam dadamu hingga lelap. tidak masalah, jika kau ingin mengecupku seberapapun yang kau mau sebagai imbalannya. sebagaimana ciuman kami dahulu, yang ia minta sebagai upah atas kesetiaannya menungguku yang terlalu lemah di depan wanita.

Hujan Ingatan

β€’ andai kelak kau hidup dengan sia(pa)-sia(pa), akulah seseorang pertama yang akan terluka! β€’ Aku sedang membayangkan para malaikat turun dari langit, dengan sepucuk kalam dariNya pada tangan-tangan mereka; mengetuk hatimu untukku. β€’ bahkan, setelah hari ini, kamu masih saja menjadi apa, dan siapa yang belum mampu aku sudahi. β€’ pelan-pelan, aku mengingat kembali tentang … Continue reading

Ada Dia (Dia)ntara Kita

Mungkin, saya bukan seorang yang ada pada tiap mimpi indah kamu. Namun ketahuilah; saya akan senantiasa berjaga, membangunkanmu dari segala mimpi buruk yang menghampiri. Mungkin, saya bukan lelaki yang kau sebut namanya dalam khusyuk doa. Namun percayalah; lelaki ini selalu meng-aamiin-kan segala kebaikan atas kamu, dan berusaha menjauhkan kamu dari segala dosa. Mungkin, saya bukan … Continue reading

Beberapa Pikiran Tentang Kamu Subuh Ini

DOLPHIN 1. Ingatkan aku tentang pertemuan tentang perjuangan tentang persandingan dan tentang perpisahan Aku masih belum mempercayai: engkau menjadi ketiadaan pada keberadaanku. 2. Aku masih mengingat jelas bersih air mukamu dan menangkap kegugupan yang coba kau sembunyikan Kau sama sekali tak terlihat seperti orang asing cinta telah lama menceritakan tentangmu jauh sebelum pertemuan kita yang … Continue reading

Rindu, Internet, dan Hujan

Sekarang pukul berapakah di sana? Sudah jauh lewat tengah malam di sini, dan saya masih belum bisa tertidur. Bagaimana dengan kamu, Cinta. Masihkah kamu terjaga, atau mungkin sekarang kamu sudah sampai, dan menunggu saya di sebuah sudut mimpi –tempat biasa kita bertemu? Menurut perkiraan saya, kamu masih terjaga sekarang. Sebab, saya merasakan deru nafasmu begitu … Continue reading

Kehilangan Mempertanyakanku

Tiba-tiba saja kehilangan mendatangiku. Wajahnya membiru penuh lebam. “Berapa sesal yang kau perlukan untuk menebus kelalimanku?” isaknya. Kupersilakan ia masuk, dan mengajaknya rebah di pembaringan. “Pikiran apa yang membawamu kemari?” tanyaku ragu-ragu, tanpa menoleh padanya. Ia menjawab dengan tangis yang kian menjadi-jadi. “Aku ingat, kali terakhir kau menangis di depanku.” “Kapankah itu?” selanya menyambar. “Ketika … Continue reading

Meng-CoPas Tweet Sendiri

— Seiring langkahmu yang kian jauh, hatiku perlahan rapuh. — Kita pernah menyuarakan cinta, lalu tetiba bisu tersumpal dusta. — Kehilangan, tak pernah mengambil apa-apa. Ia malah memberi rindu, pun sesal, sebagai karib paling setia. — Aku memandang waktu di belakang, dan berucap doa kau kembali pulang. — Dari jeda detik ke detik, terdengar isakmu … Continue reading