Tapi Tidak Untuk Cintaku

“Bagaimana perasaanmu sekarang?” Ia melirikku, sambil merapikan gaun pengantinnya. “Tentunya aku sangat berbahagia. Pasti begitu kan? Liriknya kembali padaku yang sedari tadi tak berkedip memperhatikannya. “Kenapa diam saja? Apa aku begitu cantik dengan gaun ini, hingga membuatmu terpesona dan kehilangan kata-kata?” Perlahan ia mendekat, lalu sejurus mendaratkan bibirnya di bibirku. Tetiba saja, aku menjadi sangat … Continue reading

Sebagian Kamu

Kehilangan, telah menjadi bagian penting. Namun nyatanya; tak ada yang benar-benar hilang! Entah celah menganga, atau batas mengambil ruang. Jurang-jurang dalam, serta gorong-gorong kelam. Rindu melangkah tertatih, memeluk erat hati yang patah. Siapa peduli? Alam, bahkan musim pun tak acuh. Panas terik, deras hujan berganti datang, menguji sisa harap. Cemas membadai, resah mengombang yak usai … Continue reading

Saya Sangat Mengharap

Selamat malam, Tuhan Bolehkah saya bertitip pesan Teruntuk Ayahanda yang kini kau peluk dalam keharibaan? Sungguh Saya sangat merindukan beliau malam ini Tuhan Katakan pada beliau Anak bungsunya begitu cengeng malam ini; tak mampu menahan air matanya Betapa ingin saya mencium tangannya Meminta maaf atas segala laku dan mengharap beliau mengusap punggung saya, menenangkan saya … Continue reading

Satu Hari Sebelum Masa Depan

Tiada satupun kebetulan dalam hidup. Semua sudah ada dalam skenario takdir. Dari surga, Tuhan menyutradarai setiap kejadian. Hal itulah yang selalu diyakini oleh Hanna — gadis muda yang tak sulit untuk saya temukan keberadaanya di kerumunan manusia ini. Ia sedang duduk di sebuah kursi, dekat pintu kedatangan dalam negeri. Matanya bergerak liar, menatap jam tangan, … Continue reading