Mukjizat Untuk Siapa?

Tiga Hari Menjelang Wisuda “Tenang saja, sayangku. Yang terpenting sekarang, persiapkan dirimu sebaik mungkin. Aku pasti akan selalu bersama denganmu.” Kubaca lagi sms itu, kata-katanya selalu saja bisa menenangkanku. “Aku akan mempersiapkan yang terbaik. Untukmu, cintaku.” Kukirimkan balasan padanya. Aku benar-benar menantikan acara wisuda ini. Wisuda yang awalnya tidak pernah terbayangkan. Bagaimana tidak, hukum bukanlah … Continue reading

Hujan Turun Lagi

Hujan meluruh, seolah ikut bersimpati dengan kesedihan yang tengah berkecamuk dalam pikiranku. “Sial, jadi seperti ini balasannya. Dasar perempuan tak tahu diuntung!” Aku mengumpat dalam hati, mengingat kembali kejadian barusan. ***** “Hai Ben”, kudengar suara lembut seorang perempuan menyapa. “Hai juga, Beb, tumben nangkring di sini?” “Iya nih, anak-anak pada gak keliatan batang hidungnya. Mungkin … Continue reading