Ingat, Ingatlah

untuk selalu mengingatmu, adalah sebaik-baiknya caraku melupakan ketiadaanmu. Advertisements

Berai

pada tiap-tiap rencana baik yang kini sedang kau rangkai, sesungguhnya aku telah menjelma tepi-tepi yang kelak pasti kau urai; sebagai harap-harap yang tak kunjung usai, dalam sepi-sepi yang tak pernah pasai

Lingerie

hei kantuk! sesekali datanglah kamu dalam rupa cinta pertamaku. kenakan daster tipis, kemudian tarik aku ke dalam dadamu hingga lelap. tidak masalah, jika kau ingin mengecupku seberapapun yang kau mau sebagai imbalannya. sebagaimana ciuman kami dahulu, yang ia minta sebagai upah atas kesetiaannya menungguku yang terlalu lemah di depan wanita.