Tak Semanis Drama Korea

“Awas saja kalau berani selingkuh sama pembantu sebelah, nasibmu akan seperti itu.” da terkekeh, ketika menonton aksi pendekar wanita di drama Korea.

“Ditusuk sama pedang akunya?”

“Iya, aku itu bukan wanita lemah yang bisa kamu bodohi.”

“Kebanyakan nonton kamu. Sudah, aku mau mandi. Sebentar lagi jam pulang kantor.”

***

“Panas telingaku menguping obrolan mesra kalian, ternyata benar yang dikatakan pembantu sebelah.”
“Kapan kamu pulang?”
“Hanya aku yang bisa memilikimu. Untuk itu aku tidak butuh pedang, ini sudah cukup!” teriak istriku sambil melemparkan silet ke tubuh pembantu kami yang bersimbah darah.

***

“Satu kuburan, satu penjara. Sempurna!” bisiknya.
“Kamu memang licik. Sekarang cepatlah berhenti dari sebelah dan jadi nyonya di sini,” kupeluk gadis itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: