Percayalah

Saya tidak sedang merindukanmu, saya hanya mengingat-ingat kembali masa-masa bahagia yang pernah kita miliki dulu.

Saya tidak sedang merindukanmu, saya hanya menduga-duga bagaimana cara kamu menulis kenangan dengan indah dan bertahan sebegini lama.

Saya tidak sedang merindukanmu, saya hanya mencari-cari bagian dari dirimu sebagai alibi di hadapan mimpi buruk yang menunggu di ujung kantuk.

Saya tidak sedang merindukanmu, saya hanya menimang-nimang rencana yang bisa menyiasati biar kamu tidak perlu cemas tentang kehidupan yang sudah kamu tinggalkan.

Saya tidak sedang merindukanmu, saya hanya menyebut-nyebut pelan nama kamu di doa Shubuh dan mengharap malaikat penguasa fajar membawanya ke pelukanmu di surga.

Saya tidak sedang merindukanmu, tetapi saya hanya berpura-berpura.

Advertisements
Comments
2 Responses to “Percayalah”
  1. Benji, aku suka ini ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: