Jadi Tuhannya Siapa Dong Om?

Tadi pagi saya mendapat sebuah pertanyaan yang cukup menggelitik, dari seorang bocah kelas dua sekolah dasar. Sebut saja namanya Budi.

Tempat kejadian perkaranya di teras rumah. Ketika saya sedang ngopi pagi, dan bocah itu sedang menunggu mobil jemputan sekolah.

Di sinilah segalanya bermula…

“Orang menikah itu karena cinta, atau karena takdir sih Om?”

“Wuidih, berat pertanyaanmu Bro…”

“Ayo dijawab Om…”

“Hmm… Karena keduanya mungkin ya.”

“Kalo misalnya gini Om; ada orang beda agama saling mencintai dan menikah, yang ngasih cinta ke mereka, sama yang nentuin takdir sampai kejadian kayak gitu tuhannya siapa dong Om. Tuhannya kan beda?”

Dhuarr…!!!

Saya benar-benar kaget mendapat pertanyaan seperti itu, di saat perut kosong dan otak masih separuh ngantuk. Untunglah mobil jemputan bocah itu datang, dan saya pun terselamatkan untuk sementara.

“Nanti malam aku tagih loh jawabannya, Om!”

Bocah itupun berlalu, meninggalkan saya yang masih menganga. Dalam hal ini, salah siapa coba. Anak ingusan seperti itu sudah punya pemikiran yang aneh-aneh. Lingkungan, media, atau apalah itu namanya. Saya jadi punya hutang pekerjaan rumah ke anak kelas dua es-de!

Hmmppfftthh….

Advertisements
Comments
2 Responses to “Jadi Tuhannya Siapa Dong Om?”
  1. Tuhannya satu om hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: