Permisi…

Rasa-rasanya malam tak pernah sebegini dingin, dan rindu pun tak pernah sebegitu ingin; di depan kapel ini, saya ingin mengetuk pintu, semoga kamu tidak terkejut dengan kedatangan saya. Saya masih mengingat dengan jelas, betapa seringnya saya duduk di halaman yang lapang ini. Menunggu kamu selesai memanjatkan doa-doa. Hari ini, saya datang kembali. Bukan lagi untuk … Continue reading