Bukankah Kita Bercinta Setiap Harinya?

“Lihat kelakuan mereka.”

“Kenapa? Apakah kamu merasa cemburu?”

“Tidak.”

“Lantas? Ayolah, mengaku saja.”

“Ini sungguh sangat tidak adil. Aku benar-benar iri pada orang-orang itu.”

Ia tertawa. “Sepertinya perasaanmu sedang tidak bagus hari ini.”

“Jangan mengejekku. Coba kamu bayangkan, sudah berapa banyak malam minggu yang kita lalui seperti ini saja?”

“Aku mengerti apa yang kamu maksud”

“Apa kamu juga mengerti kalau aku juga ingin seperti mereka. Saling bergenggaman tangan, dan juga memeluk pasangannya.”

“Harusnya kamu bersyukur. Setiap hari aku selalu menindihmu. Tidakkah kita lebih dekat dan mesra. Kita ini pasangan sejati sayangku.”

“Hahaha. Benar juga, kamu memang mangkok cantik idaman setiap piring! Ayo, tindih aku lebih kuat mangkok sup.”

“Dasar piring centil!”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: