Assalammu’alaikum, Cinta

Dalam hening sepiku. Selintas aku membayangkan kepak sayap-sayap malaikat di langit subuh. Menjemput doa-doa penuh kebaikan. Dari hamba yang berujar pinta kepada Tuhannya.

… I’m driving down the highway. Cold and dark, dead, it’s deceiving. And miles and miles pass by. And I’m alone …

Semesta tak pernah begitu luas. Namun bagi rindu, segalanya menjadi lapang yang tak terengkuh. Jarak bukan hanya tempat, pun juga waktu. Angan berdiri pada ujung mimpi, ingin mati di tangan kenyataan. Air mata luruh seolah mengenangkan, atau mungkin hendak mendinginkan luka hati yang berdarah kembali.

… My eyes feel like they’re bleeding, but I’m just crying …

Berapa kilometer cahaya kah rentang antara sajadahku dengan permadani surga milikmu? Entahlah. Ilmuku tak cukup sampai meraihnya.

Maafkan. Maafkan untuk ingkarku; tak bisa menjagamu selamanya. Sungguh, kadang aku membenci diri sendiri. Pun menyesali diri yang membiarkanmu.

… I hate myself when I’m away from you. I swear I’m sorry, please don’t hate me too

Maka biarkanlah doaku yang mengecupmu pagi ini. Hingga kelak tiba saatnya; Pada hari berbangkit, akulah lelaki yang tak lelah menyusur hampar padang luas, tertatih berjalan memeluk rindu, mencari-cari untuk menemukanmu; mengucap salam padamu perempuanku. “Assalammu’alaikum, Cinta.”

… I’m coming home to you soon, I’m coming home. ‘Cause the road is very worn, and it’s begging me. To come back to you …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: