Tapi Tidak Untuk Cintaku

“Bagaimana perasaanmu sekarang?” Ia melirikku, sambil merapikan gaun pengantinnya.

“Tentunya aku sangat berbahagia. Pasti begitu kan? Liriknya kembali padaku yang sedari tadi tak berkedip memperhatikannya.

“Kenapa diam saja? Apa aku begitu cantik dengan gaun ini, hingga membuatmu terpesona dan kehilangan kata-kata?”

Perlahan ia mendekat, lalu sejurus mendaratkan bibirnya di bibirku. Tetiba saja, aku menjadi sangat takut untuk kehilangannya.

“Aku bisa merasakan, betapa ingin kau memelukku. ”

“Mbak, penghulu sudah datang.” Adiknya memanggil di luar pintu.

“Aku percaya, doamu akan memeluk sepi rinduku. Dan dia, takkan pernah bisa menjadi sepertimu.”

Kemudian ia berlalu pergi, meninggalkanku dalam pigura. “Tuhan, jagalah dia untuk saya.”

Terinspirasi dari lagu Tak Ada Yang Abadi oleh Peterpan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: