Sebagian Kamu

Kehilangan,
telah menjadi bagian penting.
Namun nyatanya;
tak ada yang benar-benar hilang!

Entah celah menganga,
atau batas mengambil ruang.
Jurang-jurang dalam,
serta gorong-gorong kelam.
Rindu melangkah tertatih,
memeluk erat hati yang patah.

Siapa peduli?
Alam,
bahkan musim pun tak acuh.
Panas terik,
deras hujan berganti datang,
menguji sisa harap.
Cemas membadai,
resah mengombang yak usai

Sepasang mata nanar,
meraba haluan samar
Di depan pekat menghadang.
terang hanyalah bayang;
semu!

Dari belakang,
kenangan memburu,
membisik lirih sayup.

Nyeri menjelma ngeri,
ketiadaan ialah harga mati!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: