Hai Mantan

Dear, Mantan Kekasih.

Untuk kesekian kalinya aku takluk, rindu berhasil menghidupkan kembali bayanganmu dalam kenanganku.

Sudah begitu lama semenjak perpisahan, tetapi rasanya baru kemarin kita bersama-sama dalam cinta.
Ah, waktu sungguh lihai menipu.
Hingga aku tak pernah menyadari, dirimu telah jauh pergi, dan rindumu bukan lagi milikku.

Aku tak berharap banyak sekarang.
Apalagi berpikir kau kan merindukanku seperti dulu, atau sekadar mengingatku.
Cukuplah kau mengetahui, saat aku menulis surat ini, aku tengah merindukanmu dengan sangat. Itu saja.

Dan jikalau boleh aku meminta sesuatu.
Tersenyumlah untukku, saat kau baca akhir dari surat ini.
Sebab itu akan bantu untuk menenangkanku, dan aku tahu kau baik-baik saja di sana.

Teruntuk lebah maduku, teriring salam penuh rindu.

Advertisements
Comments
2 Responses to “Hai Mantan”
  1. ajeka says:

    … :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: