Kubawa Pergi Cintamu

Kutemukan sebuah amplop biru, dengan namamu tertera di sana. Layaknya sebuah kejutan, kubuka perlahan-lahan. Seraya menerka, isi pesanmu.

Selamat sore, Adrian.

Jantungku berdegup kencang, tak biasanya kau menyebut namaku secara utuh.

Melalui surat ini, akan kuberi jawaban atas pertanyaanmu tadi pagi.

Perasaanku bercampur aduk, penantianku akan segera berakhir. Sekian banyak pertemuan dari dua tahun kebersamaan kita. Kupikir telah cukup, hingga kuputuskan untuk menyatakan cinta, kepadamu.

Temui aku di tempat biasa. Datanglah, jika kau benar-benar mencintaiku. Aku akan menunggumu, bersama cintaku.

Aku terlalu bahagia membacanya. Jantungku berhenti. Aku melayang, meninggalkan tubuhku.

Ternyata aku tidak benar-benar mencintaimu sayang. Aku tidak bisa datang.

Advertisements
Comments
2 Responses to “Kubawa Pergi Cintamu”
  1. ajeka says:

    speechless di akhirnya.. ._.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: