Ketika Rindu Enggan Terpejam

Aku masih terjaga di malam menua
Ditemani rindu yang tengah asyik bermain
Menari-nari dalam pikiran
Seiring irama lagu lawas dari radio tua

Pada langit-langit kamarku
Ada lukisan samar wajahmu
Tersenyum penuh rayu
Mengundang untuk datang mencumbu

Kenapa dengan angin malam
Sedari tadi hanya membelai diam
Tidurkanlah aku dalam temaram
Meski rindu ini menolak terpejam

Dan sunyi mulai diburu pagi
Beranjak untuk beri tempat bagi hari
Sementara aku tak sempat temui mimpi
Untuk menyempurnakan rindu ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: