Calon Mantu

“Jadi kamu yang namanya Asri, calon istri dari putraku?”

“Iya Tante. Saya pacarnya Teddy.”

“Begini ya, Asri. Tante tidak pernah mepermasalahkan Teddy berteman dengan siapapun. Tapi kalau untuk dijadikan istri, tentu harus jelas latar belakangnya. Kamu mengerti kan maksud tante?. Papanya Teddy pejabat ternama di negera ini, kami harus selektif mencari calon menantu.”

“Mengerti Tante, saya memang tidak sederajat dengan kalian. Baiklah, kalau begitu saya pamit dulu. Oh iya, kalau ada waktu, coba Tante baca buku ini, isinya bagus.”

*****

“Kamu memang luar biasa sayang, gairah mudaku kembali bergelora.”

“Jadi kau tidak salah pilih menantu kan?”

“Dasar anak nakal, untung saja kubaca buku pemberianmu itu, dan temukan foto polosmu di dalamnya. Coba kalau tidak, tak mungkin kita punya banyak waktu bersama seperti sekarang.”

Advertisements
Comments
2 Responses to “Calon Mantu”
  1. nana says:

    *ngikik*
    bagus.

    hii gw masi kecil sik.. sensoorrr… πŸ˜›

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: