Ciuman Pertama, Sentuhan Perdana

Masih ingatkah perihal ciuman pertama? Dengan siapakah Anda melakukannya?
Bagaimana perasaan Anda ketika itu?

Saya berani bertaruh, semua orang pasti mengingat tentang ciuman pertamanya. Pasti! Bahkan sebagian orang sangat detail menyimpan semua kejadian tentang itu. Teman saya, seorang pria (yang mengaku) tampan pernah berkata; “Ciuman pertama itu jembatan antara dua hati, untuk saling menautkan kasih.”

Yup, saya sependapat dengannya. Ciuman pertama, lebih dari sekedar pertemuan dua bibir yang saling melumat. Namun, melilitkan dua rasa di antara mereka yang dimabuk asmara (sedikit lebay, tapi Anda juga pasti setuju dan mungkin tersenyum membacanya, uhuk!)

Untuk membuat Anda lebih tersenyum, sekarang coba bayangkan; wajah pasangan Anda saat melakukan ciuman pertama. Anda pasti ingat persis wajahnya, bahkan jika selama ini Anda berusaha keras untuk melupakannya! (yak penggalauan dimulai, bagi jama’ah gagal move on)

Hopla, jangan cemberut. Kita di sini ingin membicarakan hal yang membahagiakan. Ayolah, ciuman pertama itu terlalu indah. Jangan sampai Aanda coba menghapuskannya dari ingatan.

Oke, mari kita lanjutkan (uhuk!). Sudahkah sosoknya tergambar dalam pikiran Anda? Tentu dia adalah orang yang sangat menarik, bukan. Kenapa saya bilang menarik, mungkin terlalu subyektif juga. Karena saya melakukan ciuman pertama, dengan pacar pertama, sekaligus cinta pertama saya (bingo! kebetulan saya beruntung dalam hal ini. saya harap anda tidak iri ya *bersiul-siul*)

Setelah sedikit (ke-narsis-an) tentang saya, bagaimana dengan Anda? Siapakah pasangan Anda tersebut? Tentu Anda tidak mungkin menjawabnya saat saya menuliskan ini. Siapapun dia, pastilah dia orang yang spesial!

Yang jadi permasalahan sekarang (kok pake masalah segala sik). Dimanakah dia berada sekarang, adakah dia bersama Anda, atau dengan orang lain, atau mungkin anda tidak mengetahuinya sama sekali (jeng-jeng. dosis penggalauan sedikit dinaikan)

Tentu akan sangat berbahagia, jika dia ada bersama Anda. Jika tidak, mungkin saja dia tengah bersama orang lain (uhuk!). Ops, santai. Jangan terlalu dibawa serius. Jalan kehidupan memang tidak pernah bisa ditebak. Dulu Anda berdua begitu berbahagia, tapi kenyataannya malah terpisahkan. Sakit memang, apalagi Anda tahu dia sedang bahagia dengan pasangannya, dan dia sama sekali tidak ingat lagi pada Anda, sementara Anda masih mengingatnya dan hidup dalam kesendirian! (menuju galau maksimal).

Bagaimana, apa yang Anda pikirkan sekarang? Apapun itu, saya mempercayai satu hal; kebanyakan orang menyimpan masa lalunya terlalu rapi, dan enggan menukarnya dengan masa depan yang sedang menanti (ayo kawan, jangan terlalu dimasukan ke hati tulisan saya ini, ini hanya usaha untuk mencolek kebahagiaan Anda, hihihihi)

Dan pada akhirnya, ciuman pertama adalah hal yang takkan terlupakan. Sebab dari sanalah bermula semua perasaan yang mendalam. Selalu indah untuk kita kenang, terlepas dari kenyataan yang kita temui saat ini. Simpanlah dengan baik, jadikan bekal bagi Anda untuk tersenyum. Karena kebahagiaan yang sejati itu akan kita dapatkan sebanyak dua kali; pertama saat kita menerimanya, kedua setiap kita mengingatnya di kemudian hari.

Sekian dulu postingan saya, semoga bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kesamaan dalam penulisan dengan kehidupan Anda, mungkin itu hal yang saya sengaja.

Terakhir, jika dia masih bersama Anda sekarang, ciumlah dia. Untuk mengingat kembali masa-masa indah dahulu. Jika tidak, mungkin Anda bisa mencium fotonya. Jika tidak punya fotonya juga, guling mungkin bisa jadi solusi! (melipir tampan).

Advertisements
Comments
2 Responses to “Ciuman Pertama, Sentuhan Perdana”
  1. hadeuh….

    ini penggalauan masal namanya neh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: