Kembara

Rindu-rindu dalam pengembaraan,
serupa kawan lama tak berjumpa,
saling bertegur sapa melempar senyum;
menegarkan diri masing-masing.

Mereka hanya sekilas berbincang;
sebatas isyarat tanpa bicara,
lalu bergegas berjalan,
hati masih jauh entah dimana.

Pengembaraan yang purba,
bak dongeng putri raja mencari pangerannya,
rindu terbuai kisah termaktub,
menyisir jalananan hati ke hati.

Tatkala mereka tersadarkan,
diterpa beliung nyata yang tak ramah,
awan-awan mimpinya menjelma mendung,
gerimis di mata sebentar lagi tiba.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: