Buah Benih Masa Lalu

Madrasah pinggir kota
Sepasang santri malu-malu
Melempar pandang tanpa sapa
Sembunyikan debar dada buru-buru

Andaikan mereka mengetahui
Cerita yang akan berlanjut setelahnya
Mungkin semua takkan terjadi
Bila saja menyadari sejak semula

Semua hanyalah sejarah
Menuliskan cerita dalam rentang waktu
Berbagai kisah kasih hati yang patah
Tentang rasa di masa lalu

Siapakah mereka
Dibalik puisi picisan ini
Dia adalah kita
Sejoli terhanyutkan mimpi

(Jogjakarta 22/07/2011 • 04:41)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: