Nona

“Aku mencintaimu, izinkan aku menjadi Ayah bagi anakmu”, ia hanya diam, menekuk wajahnya.

*****

Namaku Adam, 18 tahun. Sementara wanita itu adalah Nona, 24 tahun, anak majikan di tempatku bekerja sebagai tukang kebun.

Nona gadis yang cantik dan menarik, terlebih lagi ia sangat baik terhadapku. Semua itu buatku jadi melunjak, aku tertarik padanya. Bahkan sangat terobsesi untuk memilikinya!!

****

“Pasti karena aku cuma seorang tukang kebun?”.

“Adam, kamu lelaki baik, sejujurnya aku juga memiliki perasaan yang sama. Apa kamu tidak menyadarinya dari sikapku selama ini terhadapmu?, matanya mulai berkaca-kaca.

“Seharusnya aku bersyukur, karena kamu mau menikahiku, memikul tanggung jawab pemerkosa bejat itu. Tapi ini tak adil bagimu. Aku kotor, kau bisa menemukan wanita yang jauh lebih baik dariku”, air matanya kini meluruh.

“Akulah pemerkosa bejat itu, ampuni aku, Nona”, aku berhamburan, bersujud di kakinya.

Nona menatapku lekat, sesuatu tersirat di matanya, aku tak tahu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: